Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta VI-2011

Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) VI-2011 kembali akan diselenggarakan Kota Yogyakarta dengan tema “Jogja Pelangi Budaya Indonesia” Ayo Ke Jogja! di Kampung Ketandan Yogyakarta, Minggu-Kamis (13-17/2).

Walikota Yogyakarta, Herry Zudianto mengatakan Pelaksanaan (PBTY) VI-2011 menjadi jawaban dari kekhawatiran masyarakat luas tentang kondisi Kota Yogyakarta pascaerupsi Gunung Merapi.

“PBTY VI akan menjawab kekhawatiran dengan berbagai kegiatan menarik,” kata Herry Zudianto, Selasa (1/2).

PBTY VI-2011 diselenggarakan oleh 14 kelompok masyarakat Tionghoa yang ada di Yogyakarta. Beragam acara kesenian Tionghoa dan kesenian daerah serta mancanegara akan ditampilkan oleh panitia PBTY VI-2011.

Pelaksanaan PBTY VI-2011 akan diawali dengan karnaval pekan budaya Tionghoa VI-2011 yang akan berlangsung Minggu (13/2) pukul 15.00-17.00 dengan rute Taman Parkir Abubakar Ali menuju kawasan Titik Nol

Puluhan kelompok seni budaya akan mengikuti karnaval pekan budaya Tionghoa ini antara lain dari kelompok seni budaya Tionghoa seperti kelompok Barongsay, wushu (victory) bersenjata, samsi besar, patung kelinci, pagoda serta Jai Sen Yiek dan para bidadari.

Beberapa lembaga pendidikan, kelompok seni budaya Yogyakarta, luar Yogyakarta serta kelompok mahasiswa dari luar negeri juga akan ikut karnaval ini. Mereka antara lain keluarga mahasiswa daerah, Sanggar Tari Natya Lakshita, Padepokan Bagong Kussudiardja, Jathilan Kinahrejo, Calung Banyumas.

Ada lagi drum band TK Budi Utama, SMKI, MAN, De Britto, mahasiswa China, Myanmar dan Cambodia. Karnaval juga akan diikuti replika naga raksasa sepanjang 140 meter serta barongsay raksasa.

Selama 5 hari pelaksanaan PBTY VI-2011, akan diisi beraneka acara untuk memperkenalkan seni dan budaya Tionghoa serta seni budaya selain Tionghoa. Pameran busana Tionghoa dan wayang Poo Tay Hee akan menjadi acara tetap selama pelaksanaan PBTY VI-2011.

Seperti kegiatan-kegiatan sebelumnya, pelaksanaan PBTY VI akan dipusatkan di wilayah Ketandan Yogyakarta.

Acara seni-budaya yang lain adalah atraksi naga dan barongsay, tari-tarian dari Sanggar Tari Natya Lakshita, mahasiswa luar negeri, mahasiswa daerah, cantone, fragmen keluarga, acara anak-anak. Selain itu juga akan diselenggarakan bazaar.

Direncanakan, bersamaan denganPBTY VI-2011, akan dipasang patung kelinci sebagai simbol tahun kelinci yang hadir pada tahun baru China kali ini. Tempat pemasangan patung kelinci itu masih dipikirkan. Pemasangan patung kelinci akan dilakukan selama satu tahun.

Direncanakan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X akan membuka PBTY VI-2011. Sementara penutupan PBTY VI-2011 akan dilakukan Walikota Yogyakarta, Herry Zudianto.(Jnw/Joe)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s