Inter kalah..

Bayern Munich membuat kejutan di leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Tim asal Bundesliga itu berhasil membungkam Inter Milan 1-0 di Stadion Giuseppe Meazza, Kamis (24/2/2011) dini hari WIB.

Inter yang sempat menumbangkan Bayern Munich di laga pamungkas Liga Champions musim lalu, ternyata harus berjibaku di babak 16 besar Liga Champions musim ini. I Nerazurri susah payah menahan gempuran tim asuhan Louis Van Gaal itu.

Munich yang tampil full-team tampil begitu atraktif di babak pertama. Arjen Robben dan Franck Ribery yang ditugaskan Van Gaal untuk menusuk dari sisi sayap, menjalankan instruksinya dengan sempurna.

Sejumlah peluang emas di dapat FC Hollywood. Thomas Muller membuka harapan Munich untuk memimpin pertandingan lebih dulu. Namun, pemain muda timnas Jerman itu harus gigit jari setelah bola sepakannya berhasil ditahan Julio Cesar dengan baik.

Tim oposisi yang bermain di markas kebanggannya, Giuseppe Meazza pun tidak mau kalah. Samuel Eto’o yang coba menusuk dari rusuk kanan lapangan melalui aksi individunya nyaris saja mengoyak gawang Munich andai Phillip Lahm cs tidak sigap menutup mobilitas pemain asal Kamerun itu.

Gocekan Eto’o pun sempat merepotkan palang pintu Munich. Bahkan untuk mematikan langkah eks-Barcelona ini, defender Munich harus berlaku kasar di kotak 16. Namun, wasit tidak menggubris permintaan Leonardo Araujo untuk memberikan hadiah penalti buat Inter.

Munich yang mengusung misi balas dendam, coba bermain lepas dan terbuka. Peluang emas yang ditunggu pendukung Munich akhirnya datang melalui kaki Luis Gustavo. Tendangan spekulasinya dari luar kotak penalti membuat fans La Beneamata yang memadati Giuseppe Meazza sempat Manahan napas. Beruntung, bola tendangan Gustavo masih melambung tinggi.

Tidak kehabisan akal, Munich terus menekan melalui Robben yang menyisir sisi lapangan. Umpan-umpan panjang ke depan memanjakan Mario Gomez untuk menjebol gawang. Di pertengahan babak pertama, Munich hampir saja merubah papan skor. Tandukan Ribery membuka asa Munich untuk memimpin pertandingan. Sial, sundulan Robben masih membentur mistar.

Kesempatan emas lag-lagi didapat Die Rotten. Kali ini Muller yang mendapat umpan jauh memiliki kans besar untuk mengoyak gawang Inter. Namun, bola terlalu tajam dan bisa dijangkau Cesar. Munich semakin jelas mendominasi. Tapi, keberuntungan belum memihak mereka. Hingga jeda, baik Inter dan Munich tampil sama kuat tanpa gol.

Di babak kedua, Inter bermain lebih lepas dan terbuka. Hanya saja, mereka sulit mengembangkan permainan. Determinasi tinggi Robben dan Ribery membuat La Benamata memfokuskan diri untuk bertahan dibanding menyerang. Tidak dapat dipungkiri, aksi duo winger Munich ini merepotkan lini belakang Inter yang digalang Douglas Maican dan Lucio.

Dua bek terbaik Inter itu harus peras keringat untuk melindungi Cesar dari gempuran Robben dan Ribery. Di penghujung pertandingan, lewat sebuah skema serangan balik cepat, gol yang dinanti Munich akhirnya datang juga melalui kaki Mario Gomez.

Berawal dari bola rebound hasil tendang keras keras Robben, Cesar tidak dapat melindungi bola dengan baik. Sejuru kemudian, bola liar yang bergerak bebas langsung disambar Gomez untuk membawa kemenangan buat Munich di leg pertama ini.
(edo/OZ)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s