Senayan ‘Disiram’ Rp 200 Miliar untuk Gagalkan Hak angket Pajak

Usulan Hak Angket Mafia Perpajakan yang kandas dalam voting pada Paripurna Selasa (22/2) lalu disebabkan adanya suap yang mengalir ke kantong Dewan Perwakilan Rakyat. Anggota Komisi III dari F-PG Bambang Soesatyo mengatakan, telah beredar uang sebesar Rp200 miliar guna menggagalkan usulan hak angket tersebut dalam voting.

“Ada Rp200 miliar beredar di Senayan. Untuk Gayus saja bisa ratusan miliar rupiah, apalagi hanya Rp200 miliar untuk DPR itu kecil,” ujar Bambang pada Talk Show Perspektif Indonesia bertajuk Memberantas Mafia Pajak di pressroom DPD RI, Jumat (25/2).

Dana tersebut, duganya, berasal dari jaringan mafia pajak yang akan terganggu jika hak angket berjalan untuk mengungkap mereka. Dana tersebut digunakan untuk melobi parpol tertentu agar menolak hak angket dalam voting.

Menurutnya, kegagalan tersebut merupakan bukti bahwa kekuatan jaringan mafia pajak telah mengakar di mana-mana, termasuk pemerintah, terutama Direktorat Pajak Kementerian Keuangan. “Kalau hak angket ini jalan maka ada institusi-institusi yang terganggu, maka dapat dipahami kegagalan hak angket mererupakan kesuksesan mafia pajak,” ujarnya.

Bambang pun yakin kegagalan itu disebabkan adanya iming-iming posisi menteri serta ancaman reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu II. Kendati demikian, Bambang tak menyebutkan pihak mana yang mengedarkan uang tersebut.(ach/MI/rima)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s