Panembahan Onthel Pimpin Ribuan Para Onthelis Serbu Kota jogja

Yogyakarta hari ini diserbu ribuan para onthelis dari seluruh indonesia.Para onthelis yang tergabung dalam Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) itu melakukan pawai karnaval sepeda onthel keliling Kota Yogyakarta.

Selama dua hari mulai tanggal 26-27 Februari 2011, para anggota KOSTI dari 14 provinsi menggelar kongres nasional kedua di Benteng Vredeburg di Yogyakarta. Kongres dengan tema “Mensinergikan semangat persaudaraan Onthelis Indonesia untuk Kemandirian Bangsa” ini juga akan memilih pengurus baru periode 2011-2014. Selain acara kongres, parade sepeda onthel, di arena kongres juga digelar bursa sepeda dan bursa asesoris dan sparepart atau klitikan sepeda kuno.

Usai berkongres, hari Minggu (26/2/2011) pagi hingga siang hari ribuan penggemar sepeda tua tersebut melakukan parade onthel keliling Kota Yogyakarta. Para peserta dengan berbagai merek sepeda kuno dan aneka kustom tumpah ruah memadati jalanan di Yogyakarta. Jalanan sekitar Kota Yogyakarta pun seakan penuh dengan sepeda lawas.

Saat berkeliling kota mereka juga berusaha memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai manfaat bersepeda terutama berkaitan dengan isu pemanasan global. Sebab sepeda adalah moda transportasi yang paling ramah lingkungan dan murah.

“Tidak hanya dari sisi sejarah saja dengan aneka kustom peserta zaman dulu, namun kita ingin secara nyata mengkampanyekan manfaat bersepada, selain sehat juga murah dan ramah lingkungan,” kata Ketua Paguyuban Onthel Djogjakarta (Podjok), Munthowil, kepada wartawan di Benteng Vredeburg.

Menurut dia, acara ini juga untuk mengundang kembali para wisatawan domestik untuk mengunjungi Yogyakarta pasca erupsi Merapi. Pihkanya bersama pemerintah Kota Yogyakarta dan instansi lainnya untuk memberikan informasi kepada masyarakat bahwa Kota Yogya aman untuk dikunjungi.

“Yogya aman. Datanglah ke Yogyakarta sehingga pariwisata kembali pulih,” katanya.

Rute yang harus ditempuh para peserta sekitar 20 kilometer mengelilingi wilayah Kota Yogyakarta. Parade diawali dari Benteng Vredeburg, simpang empat Kantor Pos Besar, Jl Ahmad Dahlan, Jl Wahid Hasyim, Jokteng Kulon, Gading, Jokteng Wetan, Taman Siswa dan Kusumanegara.

Di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusumanegara, para peserta beristirahat dan melakukan upacara tabur bunga di makan Pangsar Jenderal Sudirman serta pahlawan lainnya yang dipimpin Dandim 0734 Yogyakarta, Letkol Arudji Anwar, Walikota Yogyakarta dan para peserta.

Usai tabur bunga, para peserta melanjutkan perjalanan melewati Balaikota Yogyakarta di Tomoho, Jl Ipda Tut Harsono, Jl Laksda Adisucipto, Jl Urip Sumoharjo, Jl Sudirman, Tugu Yogya, Jl Mangkubumi, Jl Malioboro dan kembali ke Benteng Vredeburg.[](dtk.c)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s