Gunung Merapi di Pantau Eropa via Satelit

Staf Khusus Presiden Bidang Bencana Alam, Andi Arief, menyatakan letusan Gunung Merapi telah menyita perhatian para ahli di Eropa, Amerika, dan Australia. Mereka mengamati secara langsung semua aktivitas vulkanik yang terjadi pada saat itu, melalui satelit.

“Kemudian, menginformasikannya ke Mbah Rono (Surono, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika), agar data-data itu dapat melengkapi pengambilan keputusan,” kata Andi setelah berdiskusi dengan Surono baru-baru ini.

Andi Arief menambahkan, pengamatan aktivitas pemantauan abu vulkanik dilakukan secara ketat karena peristiwa ini terkait langsung dengan keselamatan penerbangan internasional. Vulkanik Ash Advisory Centre (VAAC), Darwin, Australia, yang bertanggung jawab dalam mengumpulkan informasi awan abu dan menilai risiko penerbangan, menggunakan data satelit itu untuk mengeluarkan prakiraan. Indonesia merupakan salah satu negara yang masuk dalam VAAC.

“Hal ini semata-mata untuk keselamatan penerbangan Indonesia,” kata Andi Arief. “Jadi ini penting, di Indonesia terdapat gunung api terbanyak di dunia, tiga letusan gunung api per tahun, dan sebagai lintasan penerbangan antar benua dan domestik.”

Andi mengungkapkan para ahli di Eropa memberikan perhatian serius terhadap perkembangan aktivitas gunung api di Indonesia. Tidak hanya terhadap letusan Merapi pada 26 Oktober hingga 3 Desember 2010, mereka juga Eropa juga meneliti letusan Gunung Tambora dan Toba.

“Eropa sangat peduli , kapan saja dan kemungkinan-kemungkinan dampak apa di Eropa jika letusan sekelas Tambora dan Toba itu terjadi lagi,” kata Andi. [](VVN) (kd)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s