Harga BBM akan naik, Rakyat indonesia Tewas..

Wacana penaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis premium sebesar Rp500 per liter mendapat dukungan anggota Komisi VII DPR.

Romahurmuziy, salah satu anggota Komisi Energi, menilai angka tersebut realistis dan konstitusional. Apalagi, jika pemerintah memprediksikan harga minyak akan terus naik beberapa bulan ke depan, penaikan harga BBM bersubsidi tidak terhindarkan.

“Sesuai Pasal 7 UU APBN 2011, manakala minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP) melebihi 10% asumsi, pemerintah memiliki kewenangan konstitusional untuk melakukan penyesuaian harga BBM bersubsidi,” tegas Romi, sapaan akrabnya, Senin (7/3).

Meskipun begitu, sambung anggota Badan Anggaran tersebut, pemerintah tidak boleh berhenti pada penyesuaian harga premium yang saat ini dipatok pada Rp4.500/liter. Justru, pemerintah harus tetap menjalankan rencana pengendalian volume BBM bersubsidi sesuai dengan UU APBN 2011.

“Hal ini mengingat 77% nilai subsidi yang dianggarkan DPR dalam APBN pada praktiknya hanya dinikmati oleh 15% golongan menengah ke atas. Artinya, pola subsidi yang ada sejauh ini adalah salah sasaran dan harus dibenahi,” tegas Romi, yang juga Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan ini.

Romi mencatat sejak November tahun lalu, rata-rata ICP sudah bertengger di atas asumsi makro sebesar US$80/barel. Bahkan, mulai dari Desember sampai dengan Januari, rata-rata ICP sudah jauh di atas US$88 per barel yang merupakan 10% di atas asumsi makro bahkan mencapai US$103,31/barel.

Dengan asumsi kuota volume BBM bersubsidi 38,55 juta kiloliter (KL) dan kurs Rp 9.250 per satu dolar AS, Romi mengatakan beban subsidi dapat meningkat hingga Rp22,5 triliun apabila realisasi ICP mencapai US$90 per barel.

Bahkan, subsidi Rp67,3 triliun harus ditanggung pemerintah apabila realisasi ICP mencapai US$110 per barel.

“Dengan asumsi yang sama, Pemerintah dapat menaikkan harga premium sekitar Rp582 per liter apabila ICP rata-rata mencapai US$90/barel. Atau Rp1745/liter apabila ICP US$110/barel,” tutur Romi. (SZ/OL/MI)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s