Ada Agenda Terselubung di Balik Pemberitaan The Age???

Beberapa hari ini, publik Indonesia digegerkan dengan pemberitaan miring dari dua Media Australia, The Age dan Sidney Morning Herald. Kedua media itu berisi penyudutan terhadap sejumlah tokoh seperti SBY, Jusuf Kalla, dan juga Taufik Kiemas. Namun demikian, kedua harian itu ternyata diduga memiliki agenda terselubung ingin menciptakan kegaduhan politik di Indonesia. Kegaduhan ini akan menyebabkan instabilitas nasional yang merugian Indonesia.

Analisa ini disampaikan Direktur Eksekutif Developing Countries Studies Center (DCSC) Zaenal A Budiyono menyikapi pemberitaan media Australia The Age dan Sidney Morning Herald tentang tudingan penyalahgunaan kekuasaan Presiden SBY & Ibu Negara Ani Yudhoyono

“Bukan rahasia lagi bahwa Barat di tengah krisis ekonomi global sekarang ini tengah menghadapi ancaman krisis energi. Sementara stok energi sebagian besar terdapat di negara berkembang seperti Indonesia. WikiLeaks mungkin dapat dijadikan instrumen untuk menciptakan gejolak dan instabilitas di Indonesia,” ujar Zaenal kepada wartawan, Minggu (13/3/2011).

Oleh karena itu, Zaenal meminta publik dan kalangan pers nasional tidak begitu saja ‘menelan’ informasi yang disuguhkan media massa Australian. Sangat kuat dugaan Australia memiliki hidden agenda di balik pemberitaan tersebut.

“Media dan publik di tahan air harus lebih jeli melihat isu WikiLeaks ini. Kini bukan eranya lagi perang tradisional menggunakan tentara, senjata serta ekspansi ke wilayah musuh. Strategi perang berganti lebih canggih dan dilakukan secara silent tanpa kita menyadari. WikiLeaks mungkin bagian dari perang tersebut,” ujarnya.

Seperti diberitakan, The Age & Sidney Morning Herald memberitakan bocoran kawat diplomatik Kedubes AS di Jakarta dengan Kemenlu AS di Washington dari WikiLeaks yang menyebutkan SBY dituduh campur tangan dalam kasus Taufiq Kiemas, suami mantan presiden Megawati Sukarnoputri.

Dalam bocoran itu disebutkan, Presiden SBY menyarankan Jaksa Agung Hendarman Supandji untuk menghentikan penyelidikan dalam kasus korupsi proyek infrastruktur besar seperti, proyek Jakarta Outer Ring Road, pengadaan rel kereta api ganda Merak-Banyuwangi, proyek Jalan Raya Trans-Kalimantan, dan proyek jalan raya trans-Papua.

Walaupun, Hendraman mempunyai bukti yang kuat untuk menahan Taufiq Kiemas, Namun, hingga saat ini tidak ada proses hukum yang diajukan terhadap politisi senior PDIP tersebut. [mam/inilaj]/rima

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s