Sri Sultan: Pemprov DIY tak akan bubarkan Ahmadiyah

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X akhirnya memberikan komentar soal tuntutan sejumlah ormas Islam yang menuntut dikeluarkannya Surat Keputusan Gubernur tentang Pelarangan Ahmadiyah di Yogyakarta.

Ketika ditemui sejumlah Wartawan di Kantor Gubernur di Kepatihan, Senin (14/03/11), Sri Sultan Hamengku Buwono X menyatakan pihaknya tidak mempunyai kewenangan untuk membubarkan Ahmadiyah. Kewenangan tersebut ada di tangan pemerintah pusat. Oleh karena itulah Pemerintah Provinsi DIY tidak mengeluarkan surat keputusan tentang pelarangan Ahmadiyah.

“Pemda tidak punya hak membubarkan ahmadiyah, karena itu wewenang pemerintah pusat,” ungkap Sultan. Pemerintah daerah, kata Sultan, hanya berwenang mengendalikan penyebaran ajaran Ahmadiyah seperti yang tertuang dalam SKB 3 Menteri.

Gubernur DIY yang juga Raja Keraton Yogyakarta tersebut menambahkan sejak awal pihaknya tidak mempunyai pikiran atau rencana untuk mengeluarkan Surat Keputusan pelarangan Ahmadiyah karena Pemerintah Daerah tidak mempunyai hak dan kewenangan membubarkan Ahmadiyah.

Dalam sepekan terakhir, dua ormas Islam yakni Front Pembela Islam ( FPI ) dan Majelis Mujahidin Indonesia ( MMI ), telah melayang surat kepada Gubernur DIY yang isinya mendesak dikeluarkannya SK tentang Pelarangan Ahmadiyah di Yogyakarta.[]/(kps)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s