Hanya Kasus Kecil Kecil yang di usut, KPK Mandul dan jadi Sarang Mafia

Lembaga Studi Pemberdayaan Masyarakat (Lespem) Rembang, mengingatkan janji 100 hari Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Edward Aritonang yang akan mengungkap tiga kasus dugaan korupsi di Jawa Tengah.

Sebab, hingga pertengahan Maret ini, kelanjutan pengungkapan kasus diantaranya dugaan korupsi PT RBSJ yang menyeret nama Bupati Rembang Moch Salim dan mantan Direktur PT RBSJ Siswadi.

“Padahal saat berkunjung ke Pati dan Rembang akhir November 2010, Kapolda berjanji tiga kasus dugaan korupsi fi Jawa Tengah akan tuntas, selambat-lambatnya 15 Februari. Ini sudah lewat pertengahan Maret, tetapi belum juga ada kejelasannya,” kata Koordinator Lespem Bambang Wahyu Widodo, Jumat (18/3).

Pihaknya menyayangkan, alasan belum diterimanya laporan resmi dari BPK menjadi ganjalan pengungkapan kasus itu. Padahal, BPK sendiri sebelumnya telah menyebut ada dugaan praktik korupsi yang merugikan keuangan negara hingga Rp 5,2 milliar dari penyertaan modal pada PT RBSJ sebesar Rp 35 milliar.

Bambang menyarankan, jika pihak Polda memang tak sanggup melanjutkan pengungkapan kasus ini, ada baiknya diserahkan saja ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Apalagi dalam Pasal 9 Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002, tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan jelas disebutkan, KPK bisa mengambil alih penanganan korupsi bila ada laporan masyarakat. Namun, terkesan tidak ditindak lanjuti dan proses penanganan kasus yang berlarut-larut.[](SM)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s