Ali Khamenei: Spiritualisme Ekonomi Islam Mampu Selesaikan Problem Ekonomi Global

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah Udzma Sayid Ali Khamenei Senin (28/3) meninjau proyek produksi dan pengembangan industri minyak, gas dan petrokimia di kawasan industri Pars Selatan, kota Asaluyeh, Provinsi Bushehr.

Ladang gas Pars Selatan mengandung 47 persen dari seluruh cadangan gas Iran, atau sekitar delapan persen dari seluruh cadangan gas dunia. Kompleks ini memiliki nilai industri dan ekonomi yang tinggi. Sampai saat ini, 10 bagian dari kawasan tersebut sudah beroperasi penuh dan 19 sisanya dalam tahap perencanaan dan pelaksanaan. Dari seluruh unit yang sudah beroperasi, setiap harinya diproduksi 210 juta kubik sweet gas, 40 ribu cairan gas, dan 200 ton belerang. Nilai produksi kawasan industri Pars Selatan setara dengan 120 tahun ekspor minyak Iran.

Rahbar dalam kesempatan tersebut menyinggung upaya musuh untuk menguasai sumber energi di kawasan Teluk Persia. Beliau menegaskan bahwa imperialisme yang diterapkan selama berabad-abad lampau merentang dari Anak Benua India dan Afrika Utara hingga Teluk Persia di Provinsi Busher dan Hormozgan, kini dilakukan dalam bentuk lain, bahkan dengan tebusan menghancurkan identitas dan kehormatan bangsa-bangsa dunia.

Menyinggung gangguan kubu hegemoni dunia untuk menghalangi kemajuan bangsa Iran, Rahbar menjelaskan, pekerjaan besar yang terlaksana di kawasan industri Pars Selatan adalah satu bentuk jihad di jalan Allah. Sebab, pekerjaan ini dilandasi oleh niat untuk ‘meninggikan Islam dan kebenaran’ serta meningkatkan harga diri dan kemajuan bangsa Iran.

Seraya mengapresiasi kerja keras para teknisi dan pekerja di komplek industri perminyakan ini dalam proyek produksi dan pengembangan Pars Selatan, Rahbar menambahkan, pekerjaan jihad seperti ini yang berbekal produksi ilmu yang mendasar akan menjadi jaminan bagi kemajuan yang lestari bagi negara.

Selama 32 tahun ini bangsa Iran berdiri tegar menghadapi kaum arogan dunia. Jihad dan perjuangan ini akan terus berlanjut dengan bentuknya yang lebih rumit, mendalam dan menentukan di bidang ekonomi.Mengingat pentingnya masalah ini, Rahbar dalam pesan tahun baru menyebut tahun 1390 Hs sebagai “Tahun Jihad Ekonomi.” Beliau berkata,”Kita harus mampu menunjukkan kepada dunia bahwa sistem ekonomi Islam dapat diandalkan untuk menyelesaikan problematika ekonomi. Kita harus menjadi tauladan sehingga bangsa dunia dapat menyaksikan bagaimana sebuah bangsa yang bernaung di bawah ajaran Islam berhasil meraih kemajuan.”

Sejatinya, Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran menegaskan bahwa jihad di berbagai bidang, termasuk ekonomi merupakan syarat untuk mewujudkan kemajuan bangsa dan negara.(irib/ian/rima)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s