Potong Kayu Untuk Masak, Nenek Sutilah Dipenjara!

warga Desa Ngeni, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, terbukti memotong sejumlah batang dan ranting kayu jati yang berada di belakang rumahnya.

Dia mengaku terpaksa melakukan itu, karena tidak memiliki lagi simpanan uang untuk membeli minyak tanah (mitan). Mitan tersebut rencananya untuk memenuhi kebutuhan dapurnya (memasak). Sebab, selain mitan, si nenek juga tidak memperoleh tabung gas elpiji program konversi pemerintah.

Atas perbuatanya, nenek berusia uzur tersebut dituduh memiliki sekaligus memanen hasil hutan milik Perhutani di wilayah KPH Lodoyo Barat. Kini dia harus menjalani penahanan di sel pengap kepolisian.

“Saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan, “ujar Kasatreskrim Polres Blitar Ajun Komisaris Polisi Edy Herwiyanto kepada wartawan.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan 18 batang kecil kayu jati yang disimpan di dalam rumahnya. Penangkapan tersebut berawal dari operasi yang digelar petugas dengan sasaran pelaku illegal logging.

Pada saat melakukan pemeriksaan sejumlah rumah yang tak jauh dari kawasan hutan tersebut, petugas menemukan tumpukan kayu yang berada di belakang rumah pelaku. Sutilah mengakui semua kayu tersebut miliknya. Ia memperoleh dengan cara mengambil tanpa izin di kawasan hutan yang berada di belakang rumahnya. Namun semua hasil hutan itu tidak untuk dijualnya lagi.

Menurut Edy, dalam perkara ini, pelaku akan dijerat dengan UU RI No 41 tahun 1999 tentang Kehutanan. “Selain itu kita juga masih terus mendalami penyidikan,” pungkasnya.(ian/oke)rima

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s